Ternyata …
hanya cukup satu kali saja kepedulian bisa menghapuskan dan menghilangkan jutaan bahkan semua kepedulian yang sudah dilakukan …
ga fair kelihatannya … tetapi memang itulah kenyataan yang harus diterima … mungkin sebenci-bencinya kita pada orang yang “tidak dicintai atau pernah dicintai” tidaklah sedahsyat kebencian “seseorang yang kita cintai” manakala ada kondisi yang dirasakan sangat mendesak … semua yang sudah dibangun, semua yang pernah dilakukan, semua yang telah dikerjakan … terhapus, seolah kumpulan debu yang tertiup kerasnya angin … berhamburan entah kemana
inilah yang terjadi sekarang … entah sudah berapa kali kebersamaan dilakukan, dijalani, kini seolah lenyap tiada yang berbekas … kini yang tersisa hanyalah tinggal kekecewaan, kebencian, dan kemarahan …
kekecewaan akan semua yang terjadi … kebencian akan semua yang dilakukan … kemarahan untuk mendengar, melihat seseorang itu …
namun … inilah resiko dari seseorang yang mencoba tuk merajut cinta kasih, walau semua sudah dilakukan diusahakan, diupayakan … kalaulah sudah tidak berkenan … hanya kata “tak ingin lagi melihatmu” yang didapatkan … sakit dan teramat sakit bahkan melebihi kesakitan yang sedang diderita dan didera oleh kita … sangatlah sulit tuk merajut benang-benang kepercayaan dan kemesaraan itu kembali …
hanya berpasrah dan berharap semua badai ini cepat segera berlalu … semoga lekas sembuh … cinta dan sayangku … kuharap kau pun bisa mengerti dan merasakan betapa ku menyayangi dan mencintai mu ..
cium mesra dariku
